Rakoor Cegah Inflasi Bersama BI dan Buloq.


Rakoor Cegah Inflasi Bersama BI dan Buloq.
RANTAU,- Pemerintah Kabupaten Tapin melalui Bagian Ekonomi dan Pembangunan Setda Tapin melaksanakan rapat kordinasi pencegahan inflasi daerah bersama Bank BI dan Buloq, kamis (15/02/2018) bertempat di aula Kabinet 1 Setda Tapin.
Dibuka secara resmi oleh Asisten Ekobang Drs H Muzakkir Astam, rakoor dihadiri pula oleh Kosmas Sugara dari Bulog dirve Barabai dan Yunanto Widiatmoko Analis dari Bank BI serta Kepala Bagian Ekonomi Setda Tapin Hj Lailiyan Noor SSos.
Dalam sambutannya Drs H Muzakkir Astam menyambut positif rakoor guna membahas bersama cara mengatasi inflasi di daerah serta membicarakan bagaimana memperpendek rentang jarak retribusi barang yang kadang menyebabkan kenaikan harga barang.
"Ditambah saat ini Tapin kembali menambah warung TPID disamping lapangan tenis yang khusus menyediakan berbagai kebutuhan pokok (sembako) dengan harga yang terjangkau."
Kepala Buloq Barabai yang diwakili Kabid Komersial dan Pengembangan Bisnis Sub.divre Barabai Kosmas Sugara mengatakan, program perum buloq melalui "rumah pangan kita" adalah merupakan outlet saluran penjualan buloq.
Sehingga sangat sejalan dengan warung TPID dalam mengendalikan inflasi, sehingga kedepan kita harapkan ada kerjasama dalam menciptakan warung TPID di setiap Kecamatan yang juga sebagai outlet rumah pangan kita yang menyediakan bahan pangan kita, seperti minyak goreng, bawang putih, gula dan beras.
Ditambahkah Yunanto Widiatmoko Bidang Fungsi Asisment Ekonomi dan Keuangan mengatakan, review realisasi inflasi di Kalsel mencapai 0,30% inflasi ini lebih rendah dari inflasi Desember tahun 2017 yang mencapai 1,81%.
Penurunan inflasi karena adanya penurunan permintaan komponen inflasi, sehingga inflasi dapat terkendali di Kalsel terlebih dengan panen raya padi dan bawang merah sehingga produk dari luar tidak masuk dan kita dapat memenuhi kebutuhan sendiri baik beras dan bawang merah," tandas Widiatmoko.
Sementara itu Kabag Ekonomi Hj Lailiyan Noor menambahkan sebenarnya warung TPID sama dengan Rumah Pangan Kita yang menyediakan kebutuhan sembako untuk mencegah inflasi, nama Warung TPID adalah nama yang kita berikan untuk Outlet Rumah Pangan Kita," kata Hj Lailiyan Noor.
Warung TPID berguna untuk memotong panjangnya jalur distribusi barang dalam menjaga stabilitas harga barang dan menjaga ketersediaan barang, selain du Galery Tamasa sekarang warung TPID buka cabang di samping lapangan Tenis.
Dengan inisiatif kita pula brand untuk gula pasir telah dibuat dengan kemasan khusus bertuliskan "gula TPID, selain itu disedikan pula minyak goreng, beras dengan harga yang lebih murah," tandas Hj Lailiyan Noor.
Previous
Next Post »

Selamat dan Sukses Atas Dilantiknya Penjabat Bupati Tapin

Selamat dan Sukses Atas Dilantiknya Penjabat Bupati Tapin