Musrenbang Tingkat Provinsi Kalsel Tahun 2018

Musrenbang Tingkat Provinsi Kalsel Tahun 2018.
RANTAU,- Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor membuka secara resmi musyawarah perencanaan pembangunan daerah (Musrenbang) RKPD Provinsi Kalsel yang dihadiri seluruh kepala daerah dan pimpinan SOPD dilingkungan provinsi Kalsel, selasa (10/04/2018). Bertempat di gedung KH Idham Khalid Banjarbaru.
Dalam arahannya pada acara pembukaan Musrenbang Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor meminta agar setiap daerah/Kabupaten Kota untuk dapat mengolah dan mengembangkan sumber daya alam yang dapat diperbaharui di daerahnya masing-masing.
Diungkapkan H Sahbirin Noor bahwa pada saat ini sumber pendapatan PAD Provinsi Kalsel, 20% berasal dari sektor pertambangan batubara yang merupakan sumber daya alam tidak dapat diperbaharui.
"Cepat atau lambat sumber daya mineral dari fosil nantinya sumber pendapatan kita akan habis. Untuk itu saya berharap kepada seluruh kepala daerah se kabupaten/kota untuk dapat secepatnya untuk dapat mengolah dan pengembangan sumberdaya yang dapat diperbaharui.
"Seperti sumber pendapatan dari sektor pertanian, industri (UKM/UMKM) sektor jasa dan pariwisata merupakan sertor pendapatan yang dapat dikembangkan dan diperbaharui." Kata Gubernur.
Kalsel saat ini sudah menjadi lumbung pangan nasional dan menjadi daerah yang mampu berswasembada pangan, keberhasilan itu hendaknya terus kita tingkatkan.
Termasuk sektor pariwisata yang menjadi andalan sumber PAD, hendaknya mulai saat ini semua daerah mulai mengembangkan segala potensi yang ada didaerahnya masing-masing.
Sementara itu Pj Bupati Tapin H Gusti Syahyar terkait hal itu mengatakan suap mengembangkan potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Tapin, termasuk mempromosikan wisata unggulan yang ada di Tapin," katanya.
Untuk potensi-potensi wisata sendiri Pj Bupati Tapin H Gusti Syahyar menyebut beberapa objek wisata di Tapin sangat luar biasa yang dapat dikembangkan, salah satunya Kecamatan Piani yang banyak terdapat objek wisata yang luar biasa.
Ditambah nantinya Bendungan Pipitak Jaya yang saat ini sedang dibangun akan menambah potensi wisata disana, saat ini Kecamatan Piani memiliki objek wisata Goa Baramban, berbagai air terjun dan potensi wisata arung jeram.
Kawasan Goa baramban sendiri dikenal dengan Goa bawah Airnya yang mencapai panjang 1.200 meter, yang mana apabila kita kembangkan akan menarik minat para wisatawan baik dari lokal maupun luar negeri.
Untuk langkah awalnya sendiri nantinya akan kita mulai perbaikan infrstruktur jalan menuju lokasi wisata, termasuk untuk membangun SDM masyarakat disana melalui kelompok sadar wisatanya," tandas Syahyar.
Previous
Next Post »

Selamat dan Sukses Atas Dilantiknya Penjabat Bupati Tapin

Selamat dan Sukses Atas Dilantiknya Penjabat Bupati Tapin